Breaking News
Home / Kisah Inspiratif / Katanya membutuhkan latihan yang keras untuk bermain di Carnegie Hall, anak berusia 13 tahun telah melakukan 3 kali.

Katanya membutuhkan latihan yang keras untuk bermain di Carnegie Hall, anak berusia 13 tahun telah melakukan 3 kali.

Carnegie Hall adalah gedung arena konser di Midtown Manhattan, New York City, Amerika Serikat yang sering digunakan untuk penyelenggarakan pertunjukan sekitar 250 dari musik klasik, pop dan jazz seluruh dunia.

Pastinya sebuah keajaiban bagi beberapa orang menghabiskan seluruh hidup mereka bermimpi untuk tampil di Carnegie Hall yang terkenal.

Sebuah keajaiban anda mendapatkan kesempatan untuk bermain di sana dengan tepuk tangan Penonton yang luar biasa.

Seorang anak Pianis yang bernama Sriram Narayanan mungkin juga sering menerima undangan  untuk menghabiskan waktunya di atas panggung sana.

Penonton terpesona melihat penampilan Sriram di Carnegie Hall itu pun tidak sekali, tidak dua kali, tapi tiga kali yang membuat seluruh audien terpesona. Apakah saya menyebut dia hanya anak yang berusia 13 tahun?

Sriram Saat Belajar`
Sriram Saat Belajar

Itu sebuah anugerah bagi siapa pun, apalagi seseorang yang dianggap remaja. Tapi Sriram hidup di bawah tekanan. Untuk seorang anak dengan tantangan seperti ini, musik telah menjadi sesuatu yang luar biasa baginya.

“Dia tidak gugup,” kata guru pianonya, Tatyana Dudochkin dari Conservatory New England. “Dia menikmati musik dan dapat menyatu dengan penonton serta berbagi kegembiraannya. Dia benar-benar bahagia ketika orang-orang bertepuk tangan dan bersorak untuknya.”

Keberhasilan Sriram ini adalah bukti kekuatan kesabaran dan dorongan terutama bagi anak-anak seusiannya.

Sriram Saat Belajar Dengan Mentor
Sriram Saat Belajar Dengan Mentor

Belajar bukanlah satu ukuran cocok bagi sebagian anak, termasuk Sriram. Sebagai seorang yang akan mneginjak remaja, Sriram didiagnosis dengan gangguan pendengaran pengolahan (APD) kondisi dimana sekitar 5-7% dari anak-anak hidup sampai hari ini. APD dapat membuat seseorang sulit untuk mengenali suara dalam bentuk kata-kata, memahami pesan dari orang lain, mengingat informasi yang disajikan secara lisan, dan mengalokasi suara di antaranya.

Untuk orang yang hidup dengan APD, dapat mengambil sedikit lebih banyak waktu untuk mencari tahu arah, menyelesaikan tugas pekerjaan rumah, atau menghafal lagu baru pada piano. Tapi seperti yang kita semua pelajari iru dengan cara yang berbeda, mereka harus di ajari dengan penuh kesabaran dan pengertian dari orang lain untuk membantu dan berperan besar dalam perkembangan mereka. Itu yang membantu Sriram menemukan jalan sendiri.

“Aku baru saja mulai belajar dengan dia dan itu sulit,” kata gurunya Tatyana, “tapi dia mencintai musik yang saya mainkan untuk dia dan dia sangat bersemangat sekali. Ketika saya mendorongnya untuk belajar lebih banyak lagi, dia melakukannya , dan itu membantu dia untuk membangun banyak kepercayaan.”

Sriram menemukan di mana ia akan berkembang yang akan membantunya dalam setiap aspek hidupnya.

Penampilan Sriram
Penampilan Sriram

Ketika Sriram didorong untuk mulai mengikuti kompetisi, itu membawa keberhasilan. Selain kompetisi yang telah membawa dia di Carnegie Hall, ia telah membuat kagum banyak orang, termasuk menerima kehormatan sebagai kontestan termuda tahun 2016 “Newton Has Talent.”

Keluarga, mentor musik, sekolah Belajar Prep, dan lain-lain, dia tahu dia memiliki dukungan yang kuat di belakangnya dalam perjalanannya.

Sangat penting bagi anak-anak untuk dapat mengeksplorasi berbagai hobi dan minat mereka yang masih muda. Setiap anak berbeda-beda, hidup dengan APD atau tidak dan Anda tidak pernah tahu apa yang akan dapat mewujudkan mimpinya.

Ketika Sriram berumur 4 tahun ibunya, Sunanda memberinya keyboard yang didapatkan di tempat sampah. Dia pikir akan di semibunyikan untuk sementara waktu, Apa dia tidak menyadari itu adalah jalan keberhasilnya.

“Tiba-tiba sriram sendiri yang mendengar lagu-lagu dari ‘Suara musik’ ke telinganya,” kata ibunya.

Setelah Sembilan tahun kemudian, dia dapat menunjukkan kepada kita semua apa yang menjadi potensi dan keberhasilnya.

Ibunya, Sunanda mengatakan, “Sungguh menakjubkan melihat dia menjadi seseorang yang hebat dan berbakat. Musik akan menjadi bagian yang dalam hidupnya.”

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *